Jumat, 24 Desember 2010

Waka waka, This Time for Indonesia.....


Luar biasa, ya, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan bagaimana antusiasme masyarakat kita terhadap sepakbola, khususnya terhadap tim nasional kita belakangan ini. Ratusan juta rakyat Negara ini tak henti-hentinya membicarakan sepak terjang pahlawan lapangan hijau kita, seakan-akan kita ini baru saja memiliki tim sepakbola. Di halte bus, kafe, pasar hingga mall-mall sangat mudah ditemui orang-orang berseragam merah menyala dengan lambang garuda di dada sebelah kiri. Sebuah hal yang jujur saja baru saya temui belakangan ini.

Dahulu kala, timnas kita hanya dipandang sebelah mata, seringkali saya temui kata-kata “Timnas kita ga usah diarepin, menang lawan Laos aja udah sukur” atau “Jangan mimpi ke piala dunia, lawan Myanmar aja keteteran”,

Sabtu, 14 Agustus 2010

Hidup Monoton atau Hidup Teratur??

Entah kenapa tiba-tiba terbesit sesuatu dalam pikiran saya sewaktu jalan-jalan mencari takjil tadi sore, sesuatu yang membuat saya mengawang-awang ke beberapa episode dalam hidup saya yang tentunya tidak akan sama dengan episode yang dijalani orang lain. Sesuatu yang terbesit tadi tidak lain adalah kata monoton. Yak, monoton, sesuatu yang cenderung berulang-ulang dan tidak bervariasi serta membosankan. Sudah hampir 20 tahun saya membintangi film pribadi saya di dunia ini, dan dari beberapa episode yang saya jalani beberapa diantaranya memang adalah episode yang monoton. Sesuatu yang selalu diulang lagi keesokan harinya dan terjadi lagi seterusnya. Perkaranya adalah, apakah hidup yang kita lalui ini monoton? ataukah hidup kita adalah hidup yang teratur?.

Kamis, 08 Juli 2010

Hot List Worldcup 2010

Piala Dunia memang meninggalkan banyak cerita dan kenangan. Nah kali ini saya akan memeberikan 11 nama pemain yang menurut saya cukup bersinar selama piala dunia 2010 meskipun hanya berasal dari klub yang kurang tenar. Inilah mereka dengan formasi 4-3-3 :

1. Eduardo de Reis Carvalho (Portugal)
Kiper kelahiran 19 September 1982 ini memang sempat diragukan sebagai penerus tongkat estafet Ricardo Perreira, tapi di Afrika Selatan pengawal gawang SC Braga ini tampil sangat baik dan membalikkan semua perseden buruk tentangnya. Ia mencatat 3 kali clean sheet dari 4 partai yang dilalui Portugal. Castrol Index pun memberinya poin 9,11 atas penampilannya di bawah mistar. Menurut kabar terakhir, dirinya sudah resmi meneken kontrak dengan Genoa dan siap menjajal peruntungan di Serie-A musim depan.



2. Stephan Lichtsteiner (Swiss)

Fullback kanan Lazio ini tampil cukup dominan di sisi kanan pertahanan Swiss, penampilan apiknya terlihat kala Swiss menumbangkan Spanyol di pertandingan pertama Grup H. Lichtsteiner sukses mematikan pergerakan David Silva dan Andres Iniesta, serta rajin naik membantu serangan. Kini pemain kelahiran 16 Januari 1984 ini digadang-gadang sebagai pengganti Douglas Maicon apabila pemain Brasil tersebut jadi hijrah ke Real Madrid. Castrol Index memberinya nilai 7,35. Cukup baik untuk ukuran pemain yang timnya tersisih di fase grup.




Selasa, 22 Juni 2010

Short Story About Worldcup 2010


Pagi ini saya memulai aktifitas seperti biasa, bangun siang (karena kuliah masuk siang :P), mandi, dan berangkat kuliah tanpa sarapan (udah kebiasaan dari SMP). Dalam perjalanan ke kampus, saya berpapasan dengan banyak sekali orang-orang yang membahas piala dunia. Beberapa perdebatan pun saya temui dari perbincangan orang-orang tadi. Bukan perdebatan panas memang, hanya sebatas hitung-hitungan siapa yang bakal lolos ke babak semifinal, dan siapa yang bakal mengemas koper lebih dini. Hitung-hitungan yang menurut saya lebih didasarkan faktor suka dan tidak suka ketimbang analisis mendalam tentang teknis di lapangan.

Yak, begitulah negeri ini, apapun yang menyangkut sepakbola pasti akan jadi bahan perbincangan yang menarik. Kultur sepakbola di Negeri ini sungguh dahsyat, segala lapisan dan kalangan akan berbaur kalau sudah berbicara masalah ini. Sayangnya prestasi timnas sepakbola kita tidak sedahsyat kultur tersebut. Sebuah pekerjaan rumah yang tak pernah diselesaikan Petinggi-petinggi PSSI, entah sudah berpuluh-puluh tahun lamanya prestasi timnas juga tidak cenderung membaik malah semakin kedodoran. Miris, tapi memang begitulah adanya.

Jumat, 04 Juni 2010

A Guest Named " Ujian Tengah Semester"


Musim ujian sudah tiba,  kehancuran kamar pun tak terelakkan...


 




Wish me luck.....

Adios - Gale