Tampilkan postingan dengan label #KamisKeBioskop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #KamisKeBioskop. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Oktober 2012

#KamisKeBioskop : Perahu Kertas - Bagian 2


Saat menyaksikan Perahu Kertas bagian pertama beberapa waktu silam, saya menemukan keasyikan yang tak didapat kala menyaksikan film-film drama buatan Indonesia yang lain. Sinematografinya bagus, scoring-nya memukau, jalan ceritanya menarik, akting pemerannya tidak buruk-buruk amat, humor-humor yang diselipkan di dalamnya juga segar. Karena itu, ketika kisah lanjutannya mentas di bioskop mulai awal bulan ini, saya cukup antusias untuk menyaksikannya.

Yah, meskipun banyak yang mencibir film ini, meskipun banyak yang bilang kalau sekuelnya ini mengecewakan, meskipun banyak yang merekomendasikan untuk tidak menonton film ini; demi Maudy Ayunda dan dua gigi kelincinya yang menggemaskan itu, saya meneguhkan tekad untuk pergi ke bioskop. Thus, jadilah pada hari kamis itu (18/11/2012), dua minggu yang lalu, saya pergi berlayar untuk yang kedua kalinya bersama Perahu Kertas.

Minggu, 02 September 2012

#KamisKeBioskop : Perahu Kertas - Bagian 1


Saya bukanlah militan garis keras seorang Dee Lestari. Di antara sederetan buku-buku tulisannya yang selalu laris manis itu, saya cuma memiliki dua buah judul saja yang terselip di rak buku saya. Dan Perahu Kertas bukanlah salah satu di antaranya. Akan tetapi ketika saya mengetahui kalau Perahu Kertas akan diangkat ke layar lebar, entah kenapa saya malah lebih penasaran ingin menonton filmnya daripada membaca novelnya. Mungkin karena di antara jajaran cast-nya yang cukup mentereng itu, tersempil nama Maudy Ayunda yang selalu berhasil mempesona saya dengan dua gigi kelincinya yang menggemaskan, saban ia tersenyum lepas.

Maka ketika Kamis kemarin, tiga orang kawan mengajak saya untuk menyaksikannya di bioskop selepas pulang dari kantor, saya langsung menerima ajakan tersebut tanpa berpikir panjang. Jadilah hari itu saya menghabiskan malam Jum'at dengan menonton salah satu film drama Indonesia, yang menurut saya, paling indah dari sisi visual, paling megah dari segi tata suara, serta memorable dalam jalan cerita. Saya benar-benar menikmati berlayar bersama Perahu Kertas malam itu.

Selasa, 08 Mei 2012

#KamisKeBioskop : The Raid

- Review ini sejatinya sudah kelar sejak beberapa minggu yang lalu, hanya saja baru sempat dikeuarkan sekarang. Mungkin penulisnya keasyikan penetrasi, jadinya ngeluarinnya lama. #halah :)


Mengulas film yang sudah mentas sejak lebih dari sebulan yang lampau tentu saja adalah sebuah perbuatan yang basi bukan buatan. Sebab idealnya, me-review sebuah film itu lebih tepat kalau dikeluarkan saat film tersebut masih dalam keadaan hangat-hangat tahi. Apalagi film yang hendak saya ulas kali ini, sudah kebanjiran macam-macam ulasan menurut pelbagai sudut pandang -baik kelebihan maupun kekurangannya- dari pelbagai macam penikmat sinema di pelbagai penjuru dunia. Oleh karena itu, tidak bisa tidak, tulisan saya kali ini adalah perbuatan yang masuk dalam klasifikasi "menggarami air laut".

Jumat, 16 Desember 2011

#KamisKeBioskop : Trespass

Salam Olahraga!!
Jujur, saya awalnya sama sekali tak memiliki niat dan juga tak tertarik untuk menyaksikan film ini di bioskop, bahkan juga tidak dengan niat menontonnya di rumah melalui laptop butut saya, setelah link download-nya keluar kelak. Saya juga tak peduli di film ini ada seorang Nicolas Cage, yang menduduki posisi nomer lima dalam daftar aktor favorit saya sepanjang masa. Saya cuma benar-benar sedang tak tertarik untuk menyaksikan film semodel ini.

Maka jika pada akhirnya tulisan ini dibuat, yang secara tak langsung juga berarti saya telah menonton film ini langsung di bioskop, ada sebuah force majeur yang menyebabkan saya menonton film ini. Adalah akibat saya yang sudah memaksa-maksa dua kawan saya, Rahmat dan Suhe, agar mau menemani saya menonton film Sang Penari, maka demi timbal balik yang sepadan, mereka menodong saya untuk bersekutu menonton film ini, tepat setelah Sang Penari selesai disaksikan.

Kamis, 15 Desember 2011

#KamisKeBioskop : Sang Penari

Selama "liburan" ini, praktis, saya tak banyak memiliki kegiatan yang berarti buat dituliskan di blog ini. Banyak faktor yang membuat saya harus membatasi gerak-gerik saya selama masa "digantung" ini, dan hal yang paling umum serta maslahat tentu saja urusan duit. Yap benar, tak banyak alasan yang bisa saya lontarkan kepada Ibu, yang berlaku sebagai pemegang kendali penuh atas neraca keuangan keluarga, untuk membuka gerbang bailout bagi isi dompet serta ATM saya yang kian hari makin terkebiri ini *kemudian mengheningkan cipta*.

Tapi nasib memang kesunyian milik masing-masing, maka ketika saya terjebak dalam dilema "Minta uang segan, kerja tak dibolehkan", saya cuma bisa pasrah menyongsong nasib. Habis mau bagaimana lagi, mau ngerampok rumah tetangga, harus beli senjata dulu, uang saya saja tak cukup buat beli golok, pun pistol mainan, apalagi pistol beneran (¬_¬"), jadilah rencana merampok saya urungkan sejak dalam pikiran. Modal awal nggak memadai untuk merintis usaha di jalur ini.