Minggu, 20 Februari 2011
Rabu, 09 Februari 2011
To Infinities with 3M Pajak, and Beyond....
Aloha skipper, weekend kemarin saya bersama kawan-kawan sekelas (3M Pajak) berkesempatan menepi sejenak dari kejenuhan rutinitas kampus. Sabtu itu (5 Februari 2011), kami bergeriliya menuju Cibodas (dan sekitarnya) dalam rangkaian acara yang dikasih nama "Ex-Three-M Vacation" (gatau kenapa dikasih nama begitu, pokoknya berangkat ajalah). Nah, daripada kepanjangan nih preambule-nya, mari kita biarkan foto-foto di bawah ini saja yang bercerita untuk selanjutnya, monggo :
Kamis, 03 Februari 2011
The Legends #1: Cliff Burton, and the Memories of a Great Bassist
Ahoy skipper, Tahun kelinci telah tiba dan untuk menyambutnya saya akan menggoreskansedikit cerita mengenai perjalanan hidup salah satu Bassist legendaris yang menjadi inspirasi bagi bassist-bassist pada masa sekarang ( trus apa hubungannya Bassist sama Gong Xi Fat Choi???), seoang bassist yang memiliki karakter serta tentunya memiliki bakat yang luar biasa dalam bermusik. Orang itu adalah Cliff Burton, bassist tersohor Metallica sebelum Jason Newstead dan Robert Trujillo. Sosok yang sering disebut-sebut sebagai Bassist terbaik di dunia yang konon tidak ada yang mampu menggantikan perannya di Metallica bahkan oleh Rob Trujillo (Bassist Metallica sekarang) sekalipun.
Clifford Lee Burton atau biasa dikenal dengan nama Cliff Burton adalah anak ketiga dari pasangan Ray Burton dan Jan yang lahir pada tanggal 10 Februari 1962 di Castro Valley, California. Cliff kecil mulai mengenal musik sejak usia 6 tahun, saat itu ia mulai coba-coba mengikuti kursus piano lantaran ayahnya sering mendengarkan music klasik bersamanya. Sejak usia 13 tahun, Cliff mulai berkenalan dengan bass, Steve Doherty adalah guru bass pertamanya. Cliff belajar bermain bass selama beberapa tahun mulai dari September 1978 sampai sekitar Januari tahun 1980. Pada masa itu Cliff juga berhasil menyelesaikan sekolahnya di Castro Valley High School. Menurut orangtuanya, Cliff memiliki ambisi menjadi seorang bassist handal demi kakaknya yang meninggal pada medio 1975 akibat brain aneurysm. Setelah lulus dari Castro Valley High School, Cliff melanjutkan pendidikannya di Chabot Junior College, sebuah Perguruan Tinggi Musik di wilayah California Utara. Dari sinilah petualangannya sebagai anak band bermula. Berkawan dekat dekat Jim Martin, gitaris Faith No More, Cliff mulai membentuk band yang serius yang diberi nama Agents of Misfortune.Rabu, 26 Januari 2011
Visit Pengadilan Pajak
Aloha skipper, lama nggak nulis dan sekarang begitu nulis lagi ternyata udah memasuki akhir bulan Januari di tahun 2011. Piala AFF udah lama berlalu dan hasilnya (lagi-lagi) mengecewakan, tapi kekecewaan kali ini terasa beda karena atmosfer pengharapan dari seluruh masyarakat Indonesia agar timnas kita juara lebih tinggi dari biasanya. Yah, tapi apa lacur, disaat timnas yang kita miliki sekarang ini -boleh disebut sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah persepakbolaan kita- sedang on fire dan tidak terkendala dari segi teknis (biasanya teknis jadi alesan kegagalan) justru sisi non-teknis yang jadi penyebab runtuhnya peluang kita untuk menjadi juara. Ah sudahlah, sebenernya tulisan ini bukan mau ngomongin sepakbola (lagi) seperti tulisan-tulisan sebelumnya, tapi mau diisi sama perjalanan saya sama temen-temen sekelas ke pengadilan pajak (Y). Nggak sembarang orang loh bisa berkunjung ke tempat yang satu ini, dan saya beruntung pernah main-main kesana, siapa tahu juga nanti kerjanya di sana hehe (amin).Jumat, 24 Desember 2010
Waka waka, This Time for Indonesia.....
Luar biasa, ya, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan bagaimana antusiasme masyarakat kita terhadap sepakbola, khususnya terhadap tim nasional kita belakangan ini. Ratusan juta rakyat Negara ini tak henti-hentinya membicarakan sepak terjang pahlawan lapangan hijau kita, seakan-akan kita ini baru saja memiliki tim sepakbola. Di halte bus, kafe, pasar hingga mall-mall sangat mudah ditemui orang-orang berseragam merah menyala dengan lambang garuda di dada sebelah kiri. Sebuah hal yang jujur saja baru saya temui belakangan ini. Dahulu kala, timnas kita hanya dipandang sebelah mata, seringkali saya temui kata-kata “Timnas kita ga usah diarepin, menang lawan Laos aja udah sukur” atau “Jangan mimpi ke piala dunia, lawan Myanmar aja keteteran”,
Sabtu, 14 Agustus 2010
Hidup Monoton atau Hidup Teratur??
Entah kenapa tiba-tiba terbesit sesuatu dalam pikiran saya sewaktu jalan-jalan mencari takjil tadi sore, sesuatu yang membuat saya mengawang-awang ke beberapa episode dalam hidup saya yang tentunya tidak akan sama dengan episode yang dijalani orang lain. Sesuatu yang terbesit tadi tidak lain adalah kata monoton. Yak, monoton, sesuatu yang cenderung berulang-ulang dan tidak bervariasi serta membosankan. Sudah hampir 20 tahun saya membintangi film pribadi saya di dunia ini, dan dari beberapa episode yang saya jalani beberapa diantaranya memang adalah episode yang monoton. Sesuatu yang selalu diulang lagi keesokan harinya dan terjadi lagi seterusnya. Perkaranya adalah, apakah hidup yang kita lalui ini monoton? ataukah hidup kita adalah hidup yang teratur?.
Langganan:
Postingan (Atom)