![]() |
| Beckham menyebut Fergie sebagai sosok yang spesial |
"It says a lot about Manchester United as a club and a lot about the manager when you consider how long he’s been there, and just look at the success we’ve had over the years. It’s been amazing. But that’s what happens when you have stability and a man that’s so passionate and hungry and has the love for one club that he has.” - David Beckham
Begitulah kalimat singkat dari David Beckham yang ditujukan pada sosok Sir Alex Ferguson pada helatan "Tribute to Sir Alex Ferguson" atas pencapaiannya selama 25 tahun menjabat sebagai manager salah satu klub paling sukses di muka bumi, Manchester United. Kalimat singkat, yang sedikit banyak sudah mengurai kehebatan sang gaffer di mata Becks, sekaligus mewakili kekaguman ratusan juta Manchunians dari segenap penjuru dunia, termasuk saya.
Sebagai manager paling sukses di jagad sepakbola Inggris dan dunia, Ferguson punya perjalanan panjang yang tak melulu mulus selama hidupnya. Berikut adalah rangkuman perjalanan hidup Sir Alex Ferguson semasa hidupnya hingga akhirnya mampu meraih kesuksesan selama 25 tahun menukangi Manchester United.
Sebagai manager paling sukses di jagad sepakbola Inggris dan dunia, Ferguson punya perjalanan panjang yang tak melulu mulus selama hidupnya. Berikut adalah rangkuman perjalanan hidup Sir Alex Ferguson semasa hidupnya hingga akhirnya mampu meraih kesuksesan selama 25 tahun menukangi Manchester United.
*****************
Alexander Chapman Ferguson lahir di distrik Govan, kota Glasgow, Skotlandia pada 31 Desember 1941. Anak dari pasangan Alexander Beaton Ferguson, seorang buruh galangan kapal, dan Elizabeth Hardie, yang bekerja sebagai buruh pabrik, ini tumbuh besar dalam keluarga yang mencintai sepakbola. Ayah Fergie adalah seorang militan Glasgow Celtics, salah satu raksasa sepakbola Skotlandia. Sebuah hal yang mau tak mau menumbuhkan kecintaan Fergie pada si kulit bundar.
![]() |
| That's the attitude! |
![]() |
| Fergie kecil bersama adik dan kedua orangtuanya :3 |
Pada masa kecilnya, Fergie dibesarkan dalam keluarga yang sangat menjunjung tinggi toleransi dan menghargai adanya perbedaan. Asal tahu saja, Ayah dan Ibu Fergie adalah pasangan yang berbeda agama. Ayahnya diketahui sebagai penganut taat Katolik, sementara sang Ibu beragama Protestan. Perbedaan juga ditemui dalam hal fanatisme pada sepakbola. Meski sang ayah adalah seorang militan setia Glasgow Celtics, Fergie lebih memilih menjadi fans Glasgow Rangers, seteru abadi Celtics. Bersama sang adik, Martin Ferguson, Fergie mantap menjadi pendukung setia Rangers dan rela menjadi "musuh" sang ayah tiap laga Old Firm Derby dihelat.




